Masa Lalu Bukanlah Kenangan

Tag

,

Masa lalu bukanlah kenangan, masa lalu adalah suram yang tak seharusnya dapat terulang.
Masa depan adalah kenangan, masa depan adalah impian yang seharusnya dapat tercapai.
Masa depan adalah mutiara yang indah untuk hal-hal yang berubah.
Masa sekarang adalah saatnya hijrah, bukan lagi untuk bermain.

Suram adalah nada-nada yang ku anggap sebagai ketenangan, namun bukan lagi untuk masa depan.
Ketengan bukan dari sebuah nada yang terbentuk oleh syair-syair yang (mereka) anggap indah.
Ketenangan adalah ketika ku ingat yang siapa yang ciptakan semesta.

Kata siapa musik dapat menenangkan hati? Musik yang ku anggap dulu sebagai penenang jiwa adalah anggapanku di luar hati, bukan dari hati.
Demi Allah, saya lebih merasakan musik sebagai melenakan hati daripada menenangkan hati. Musik bukanlah solusi untuk kita yang sedang patah hati, bukan solusi bagi kita menyelesaikan penaknya hidup.

Sungguh mudahnya kita sebetulnya untuk menentramkan hati, dapat dilakukan dimanapun, kapanpun dan pada kondisi apapun.
“ingatlah, hanya mengingat Allah, hati menjadi tentram”

Iklan

Pesan untuk Istriku

Tag

Wahai kau Ummu Abdullah yang kelak adalah ibu dari anak-anakku, entah kau sedang apa saat ku menarikan jemari ku saat ini. Ku pohonkan sebuah permintaan dan amanah kepadamu. 

1. Taatilah segala perintahku selaku suamimu selama dalam perkara Ma’ruf. 

2. Jagalah harta dan aib keluarga. 

3. Jika kau hendak pergi ke manapun  maka mintalah izin padaku terlebih dahulu. 

4. Lebih cintailah Allah dan Rasul-Nya daripada anak dan aku sebagai suamimu. 

5. Jika suatu saat aku lalai dan lupa, Nasihatilah aku saat sendiri, jangan di halayak ramai. 

6. Dukunglah segala aktivitas dakwah ku, bantu dan soport jangan sampai lelah. 

7. Belajarlah terus ilmu agama, karena  Aku mencintaimu karena agamamu, jika hilang agamamu, maka hilang pula cintaku padamu.

8. Dadanlah di rumah yang cantik untuk ku, hanya untukku seorang dan bukan di jadikan konsumsi publik.

9. Jadilah kau adalah sandaran ku saat ku merinti rindu pada Ilahi dan Rasul. 

10.  Sesungguhnya jika kau telah jadi istriku, maka keridhaan dari orangtua mu telah pindah kepadaku. Dan keridoanku masih ada pada orang tuaku. Maka janganlah cemburu pada Orangtuaku saat mereka lebih membutuhkan daripada engkau wahai istriku. 

11. Janganlah kau terbuai akan harta yang mungkin bisa kau anggap sebagai kebahagiaan yang sesungguhnya. Ingatlah kebahagiaan sesungguhnya adalah kebahagiaan saat berjumpa dengan Robb, jadi taatilah Allah dan jalankan segala Sunnah Rasulullah. 

12. Jangan kau mendesak ku untuk selalu menjadi Imam di setiap Shalat Fardhu. Tapi desak lah aku untuk selalu melaksanakan Shalat di rumah Allah. Karena sesungguhnya bagi laki-laki adalah sebaik-baik tempat Shalat  adalah di rumah kecuali Shalat Fardhu. 

13. Didiklah anak kita dengan sungguh-sungguh. Perkenalkan quran sejak dini, Didiklah mereka dengan hasil karya kita untuk kesungguhan dan komitmen karena Allah. Karena mereka adalah aset terbesar kita untuk menuju surga. 

Aku dan kau akan kita bangun rumah kita di surga. Karena aku tidak inggin di antara kita memasuki pintu surga hanya dengan seorang diri. 

Salam rindu untukmu. 

Wanita Seperti apa yang Menjadi Pendampingku ?

Tag

,

Sebuah hadits yang sudah lama saya dengar dan berkali-kali saya baca, tapi baru beberapa hari yang lalu saya menyadari beberapa isi penting dalam kandungan ini. Terimkasih Ustadz Awan Abdullah atas ilmunya.

Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

“Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia.” Muttafaq Alaihi dan Imam Lima.

Baca lebih lanjut

Ketika itu Aku Harus Kembali

Tag

Ketika dosa ini menarikku
Aku terseret meninggalkan ceceran darah
Batu-batu menamparku tiada henti
Duri-duri merobek seluruh kulitku

Aku menangis tiada henti
Segala upaya ku raih ranting
Akan tetapi ranting tak sampai ku gapai
Aku terpelosok dan dibuang di bukit yang tinggi

Akupun terjatuh dan ku merintih di ujung bumi
Daun-daun menjadi saksi betapa sesal tiada henti
Ku raih kembali akar pohon untuk mencari harapan
Harapan ini kembali sembuhkan luka ku

Akhwat berhak untuk Ikhwan-nya

Tag

, ,

Seorang murobbi pernah mengatakan, tidak selamanya seorang ikhwan menawarkan diri menjadi pendamping hidup kepada seorang akhwat. Akhwat juga mempunyai hak untuk menawarkan diri. Seorang akhwat cenderung setia untuk mempertahankan perasaanya kepada ikhwan, hingga waktu berjalan akhwat tetap selalu menunggu. Perasaan akhwat yg tak pernah bisa di tafsirkan oleh seorang ikhwan terkadang membuat sang ikhwan beralih kepilihan yang lain. “Seorang akhwat jika nanti bertemu kembali dengan ikhwan yg pernah dicintainya, maka perasaan itu cenderung akan teringat kembali, padahal sudah berkeluarga lo” kata murobbi yg menceritakan pengalaman bibi’nya. Baca lebih lanjut

Jika bukan Istri

Tag

Jika bukan istri, lantas siapa lagi yang akan bisa membantu murajaah hafalan Quran?

Jika bukan istri, lantas siapa lagi yang akan selalu mengingatkan kebaikan yang sesuai syariat islam?

Jika bukan istri, lantas siapa lagi yang akan selalu beberi semangat untuk berdakwah?

 

Ilmu, Ilmu, Ilmu

Tag

Ilmu-Ilmu-Ilmu-Ilmu, benar-benar haus ilmu. “It’s Me”, tak jenuh-jenuhnya ku lahab ilmu, tak pernah merasa kenyang jiwa ini akan ilmu. Seranya nyaman ada di taklim yang penuh dengan dzikir-dzikir suci, desahan nafas yang suci kibarkan iman ini untuk selalu rindu akan syurga dari-Nya.

“It’s Me”, dimanapun kau ilmu, tak lelah ku gapai dirimu, jangan kau fikir ku berhenti berlari sebelum benar kaki ini temukan dirimu selalu ada di sampingku. Tenangmu hangatkan raga ini agar selalu terisi jiwa-jiwa suci, Kau sapu segala kotor noda yang menempel.

 

“Who I am?”

Kampungku Gading

Tag

,

Kurang lebih 1 bulan ku jalani hidup sebagai mahasiswa KKN di Gunungkudul pada skitar bulan februari tahun 2012 yang lalu, waktu begitu terasa singkat ku jalani kuliahku di desa yang begitu banyak pelajaran dan kenangan itu, nampak pergeliangan air mata saat malam perpisahan itu, karna memang hati kami telah merasa nyaman ada di kesejukan embun pagi yang selalu memberikan kenikmatan atas nafas ini. Kami bersembilan Thoha Firdaus (admin), Yunus, Arini, Wuta, Mutia, Sri, Wiwis, Ira, dan Ana mejalani Kuliah Kerja Nyata ini seolah telah menjadikan ku jatuh cinta kepada kampung Gading yang penuh makna. Baca lebih lanjut

Beriman dan Istiqomah

Tag

, ,

istiqomah1Dari Abu ‘Amr atau Abu ‘Amrah Sufyan bin Abdillah rodhiallohu ‘anhu, aku berkata: wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ajarkanlah kepadaku dalam (agama) islam ini ucapan (yang mencakup semua perkara islam sehingga) aku tidak (perlu lagi) bertanya tentang hal itu kepada orang lain selain engkau, (maka) Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ucapkanlah: “aku beriman kepada Allah”, kemudian beristiqomahlah dalam ucapan itu” (HR. Muslim, no. hadits: 38) Baca lebih lanjut